Sejarah Kemunculan Judi Online

Judi online merupakan jenis judi yang dewasa ini sangat digemari oleh berbagai elemen masyarakat. Selain memiliki banyak pilihan jeunis dan mudah dimainkan, judi online juga dapat dilakukan dimana saja, baik itu di kantor di cafe, di rumah, di kampus atau di berbagai tempat lainnya. Dengan hanya berbekal laptop atau smartphone, judi online sudah dapat dimainkan.

Permainan judi online diawali dengan diloloskannya fakta Perdagangan Bebas oleh negara Karibia Antigua dan Barbuda pada tahun 1994. Dengan adanya fakta itu, Karibia Antugua dan Barbuda dapat memberikan izin bagi organisasi-organisasi untuk membuka judi online. bandarq , microgaming telah mengembangkan pembuatan software taruhan online yang pengamanan emainnya dijamin oleh software yang dikembagkan CryptoLogic, perusahaan pertama yang mengembangkan software keamanan juni online pada tahun 1996.

Kahnawake Gaming Commission yang mengatur ktivitas permainan online, didirikan oleh Mohawk Territory of Kahnawake. Komisi ini kemudian menerbitkan izin permainnan bagi banyak kasino online dan poker di seluruh dunia dengan tujuan agar lisensi yang diberikan membuat para pengelola menjaga transparasi dan keadilan dalam menjalankan bisnisnya. Kemudian pada tahun 1997, judi online menjadi booming, sehiingga website judi yang semula hanya berjumlah 15 situs pada tahun 1996, meningkat drastis menjadi 200 pada tahun 1997. Laporan yang diterbitkan oleh Frost dan Sullivan pada tahun 1998 menyebutkan, hingga pada tahun itu perputaran uang dalam bisnis judi online sudah mencapai US$ 830 juta. Pada tahun yang sama, untuk pertama kalinya judi poker online diperkenalkan. Setahunkemudian, tepatnya pada tahun 1999, pemerintah Amerika Serikat (AS) memberlakukan Internet Gambling Prohibition Act (Fakta Larangan Judi di Internet), sehingga perusahaan apapun tidak dapat lagi menawarkan berbagai produk judi online kepada para penduduk negeri Paman Sasm tersebut. Akan tetapi, kebijakan itu tidak berlaku lama karena kemudian pemerintah Amerika Serikat mencabut peraturan tersebut.


Pada tahun 1999, tak lama setelah Internet Gambling Prohibition Act tidak lagi berlaku permainan kasino online dengan multiplayer system diperkenalkan. Inilah pertama kalinya dimana orang-orang bisa berjudi, berkomunikasi, ber-chat dan berinteraksi dengan sesama pemain judi dalam sebuah lingkungan yang interaktif. Pada tahun 2000, Pemerintah Federal Australia menjadi pemerintahan yang pertama kali memberlakukak fakta Moratorium Judi Interaktif, sehingga bagi penduduk di negara itu, kasino online menjadi aktivitas ilegal karena memang belum mendapatkan izin resmi dari pemerintah setempat. Pada tahun 2001, jumlah pemain judi online diperkirakan telah mencapai 8 juta orang, dan jumlah ini terus meningkat dari tahun ke tahun, meskipun berbagai peraturan yang melarang keberadaan judi jenis ini muncul silih berganti di banyak negara di dunia. Pada tahun 2008, H2 Gambling Capital memperkirakan, pendapatan pengeola judi online dari bisnis ini telah mencapai angka US$ 21 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *